Shawl Tie Dye Dian Pelangi Review

Istilah pashmina jumputan atau yang lebih dikenal dengan pashmina tie dye sudah tidak asing lagi ditelinga kita. Pashmina atau shawl yang satu ini dipopulerkan oleh designer kondang Dian Pelangi, sehingga tidak heran jika kemudian dikenal dengan sebutan pashmina tie dye Dian Pelangi.

Kali ini hijablicious sengaja ingin mengulas lebih detail atau istilah kerennya me-review popularitas shawl tie dye Dian Pelangi ini. Entah sejak kapan ide pembuatan pashmina tie dye ini muncul, namun setidaknya di akhir tahun 2011 kaum hawa, khususnya hijabers mulai ramai memperbincangkannya.


Sebenarnya, pembuatan pashmina tie dye ini sangatlah sederhana. Bayangkan, hanya dengan berbekal pewarna dan kain berkualitas, jadilah pashmina tie dye yang sangat cantik dan unik. Dengan menggunakan teknik celup pada pewarnaannya, Dian Pelangi bisa dibilang cukup kreatif dengan idenya ini. Tak heran jika kemudian pashmina tie dye banyak diminati hijabers untuk tampil modis namun tetap syar’i.

Meskipun dari teknik pewarnaan dan idenya sangat sederhana, namun pembuatan pashmina ini membutuhkan kreatifitas, sehingga kita tidak bisa hanya sekedar mencampurkan warna. Selain itu, dibutuhkan pengetahuan yang cukup tentang warna. Yang terpenting adalah bagaimana caranya agar perpaduan warna yang dihasilkan tidak mudah luntur saat dicuci. Pemilihan kain dan pewarna dalam hal ini sangatlah menentukan hasil akhirnya. Faktanya, memang tidak mudah membuat pashmina tie dye ini.

Postingan Populer